• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Pemkab Pijay Kembali Bagi-Bagi Uang Meugang, Pemerhati Sosial: Itu Imposible Program

    Senin, 12 April 2021, 13:13 WIB Last Updated 2021-04-12T11:15:08Z

    PIDIE JAYA (LN) - Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Bidang Kesra kembali melakukan pembagian uang meugang sebanyak 50 ribu rupiah kepada sejumlah warga yang mendatangi Kantor Bupati Pidie Jaya, Senin (12/4/20121).


    Sebelumnya diberitakan sempat ricuh pada pembagian tahap pertama pada jumat lalu, dikarenakan pembagiannya tidak merata, dari ratuasan warga yang menyambangi kantor Bupati Pidie Jaya hanya 30 orang yang mendapatkan.

    Wakil Bupati Pidie Jaya Said Mulyadi, S.E, M.Si, mengatakan, pembagian tahap pertama dilakukan oleh bidang Kesra, karena tidak ada koordinasi dengan pihaknya, sehingga tidak ada persiapan yang cukup, katanya.

    Warga yang datang diluar prediksi, anggarannya sangat terbatas sehingga masyarakat kecewa karena tidak semuanya mendapatkan bantuan uang meugang, kata Waled.

    Lebih lanjut dikatakan Waled, Masyarakat menganggap hari jumat adalah hari terakhir kerja di kantor, sehingga warga ramai-ramai datang untuk mendapatkan uang meugang.

    Hari ini kata dia, Pemkab Pidie Jaya kembali membagikan uang meugang lebih kurang untuk 1000 orang, karena masyarakat sudah datang kita bagikan lagi masing-masing mendapatkan 50 ribu rupiah, ujarnya.

    Sebenarnya pihak Pemkab Pidie Jaya sudah membagikan uang untuk fakir miskin ditiap-tiap kecamatan, akan tetapi masyarakat masih juga mendatangi kantor bupati untuk memohon sedikit bantuan, katanya.

    Alhamdulillah, hari ini kita bagikan lagi karena warga sudah datang ke kantor, pungkas Said Mulyadi.

    Pemerhati Sosial di Kabupaten Pidie Jaya Muhammad Kasem menyayangkan bagi-bagi duit yang dilakukan oleh Pemkab Pidie Jaya, itu kebijakan yang tidak baik yang dilakukan Pemerintah.

    Imposisible Program, sampai kapan Pemkab Pidie Jaya sanggup bagi-bagi duit, semua orang nantinya akan bebondong-bondong minta uang ke Kantor Bupati, kenapa setega ini pemkab memperlakukan rakyatnya layaknya pengemis, kata Kasem.

    "Seharusnya Pemkab Pidie Jaya, membangun ekonomi kerakyatan, tidak membuat orang-orang tergantung dengan meminta-minta gratis ke Pemkab, kata dia itu imposible program."

    Orang Aceh bilang, "jangan kasih ikan, tapi ajarkan mereka cara menangkap Ikan, cara pelihara ikan", itu ada Proses pemberdayaan ekonomi masyarakat miskin, tegasnya.

    Seperti hal yang sudah dipraktekkan oleh Prof. Dr. Mohd. Yunus, MA. Program Garment Bank, Prof. Dr. Raja Masbar, MA, Dosen Ekonomi USK, Juga Menggunakan Reference dari Prof. Dr. Mohd. Yunus, MA.

    Prof. Dr. Mohd. Yunus, MA. DEKAN Fak. Ekonomi Chitanggong, Bangladesh, Berhenti dari Dekan, membina orang-orang miskin, untuk diberdayakan, seharusnya itu yang harus dilakukan Pemkab Pidie Jaya, bukan bagi-bagi duit 50 ribu, pungkas Kasem. (**)


    Komentar

    Tampilkan

    Terkini