• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Masyarakat Jadi Korban PT Medco, Anwar Idris Bersuara

    Lentera Nasional
    Minggu, 11 April 2021, 20:32 WIB Last Updated 2021-04-11T13:32:58Z
    Drs. H. Anwar Idris, Anggota DPR-RI Komisi VII dari PPP
    Jakarta - Anggota Komisi VII DPR RI dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Drs. H. Anwar Idris bersuara dan mendesak pemerintah bersama PT Medco E&P untuk segera menangani gas beracun yang meluas hingga mengakibatkan ratusan warga sejumlah desa di Kecamatan Banda Alam Aceh Timur-Aceh menjadi korban.

    Ratusan masyarakat harus dievakuasi dan sebagian lagi mengalami keracunan hingga harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

    "Kami meminta Pemerintah khususnya Badan Pengelola Migas Aceh (BPMA) untuk segera turun tangan untuk mengecek dan mengatasi kejadian bau gas yang membuat masyarakat menjadi korban," kata Anwar yang merupakan legislator asal Aceh tersebut.

    Ia juga meminta agar pemerintah menindak atau memberi sanksi tegas kepada PT Medco E&P Malaka yang mengelola sumur minyak dan gas hingga menimbulkan gas beracun tersebut. Dirinya menyesalkan kelalaian PT Medco E&P Malaka yang menyebabkan kecelakaan.

    "Harusnya PT Medco lebih mengedepankan kesehatan lingkungan utamanya masyarakat dengan mengkaji dampak positif dan negatif melalui penelitian-penelitian ilmiah terkait sumur bor dimaksud," tambah Anwar.

    Kini setelah musibah terjadi, politisi kawakan PPP itu menegaskan agar PT Medco bertanggungjawab dengan cara melakukan pendampingan dalam proses pengobatan dan memberikan konpensasi kepada ratusan warga yang terpaksa dievakuasi. Perusahaan juga wajib melakukan perbaikan tata kelola tersebut.

    "Jangan hanya karena investasi tapi merusak lingkungan dan warga jadi korban," pungkas H. Anwar Idris. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini