• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Harga Sembako di Pijay Masih Stabil, Cabe Merah Turun 30%, Cabe Rawit Naik 40%

    Selasa, 13 April 2021, 19:45 WIB Last Updated 2021-04-13T12:45:09Z

    PIDIE JAYA  (LN) - Hari pertama puasa Ramadhan 1442 Hijrah, harga sembako di Keude Trienggadeng (pasar kecamatan) terpantau masih stabil. Hal serupa juga terjadi di pasar kecamatan lainnya dalam Kabupaten Pidie Jaya. 


    Teungku Amir Husen, salah seorang pedagang sembako di Keudee Trienggadeng mengatakan, mejelang puasa biasanya terjadi gejolak harga kebutuhan pokok. Namun kali ini, harga pangan di pasar masih stabil. "Sekarang ada kenaikan tapi tidak signifikan, kenaikan biasa saja 100-200 rupiah saja. Hanya kacang-kacangan yang mengalami kenaikan mencpai 15%-20 %, " akui Tgk. Amir, Selasa (13/4).


    Salah seorang pedagang sayuran di Pasar trienggadeng, menjelaskan, dibagian sayuran hanya beberapa komoditi saja yang mengalami perubahan harga. Diantaranya, Cabe merah di hari meugang kemarin sempat bertahan harga Rp50.000/kg pada puasa pertama lansung turun mencapai 30% menjadi Rp33.000/Kg. Lain halnya dengan cabe rawit yang mengalami kenaikan tajam sampai 40%, dari harga Rp.25.000/kg manjadi Rp35.000/kg. 


    Bawang Bombay mengalami nasi yang sama dengan cabe merah yang juga mengalami penurunan harga 40% dari harga sebelumnya Rp24.000/kg menjadi Rp15.000/kg. untuk bawang merah kampung hanya mngalami pergeseran kecil saja, begerak Cuma Rp2.000 per kg,” rinci Baharuddin pedagang sayur dan rempah-rempah di Keudee Trienggadeng


    Kadisperindagkop Pijay, HM Nasir, M.Pd, melalui Kabid Perdagangan Azharyadi, S.Pi pada Media Lentera Nasional, Senin (12/4) via WhatsApp menyampaikan seminggu sebelum puasa, pihaknya terus melakukan pemantauan harga dan stok pangan di pasaran. Kebiasannya, disaat sudah dekat bulan puasa akan ada permintaan barang yang meningkat, sehingga menimbulkan kenaikan harga. 


    “Alhamdulillah untuk kali ini tidak ada alias aman-aman saja. Semoga harga yang stabil bisa terus bertahan hingga lebaran nanti. Yang harus diwaspadai sebenarnya adalah stok pangan. Karena jika stok pangan mencukupi, maka harga akan tetap stabil. Jadi kami akan lebih intens terus melakukan pengawasan meskipun dalam bulan ramadhan," tegas Arikhan. (Irfan)



    Komentar

    Tampilkan

    Terkini