• Jelajahi

    Copyright © Lentera Nasional
    Best Viral Premium Blogger Templates

    Iklan

    Dani Geulanggang: Kota Santri Jangan Berubah Menjadi Kota Narkoba, Na'uzubillah

    Lentera Nasional
    Sabtu, 24 April 2021, 04:55 WIB Last Updated 2021-04-23T21:55:43Z
    Foto: Dani Geulanggang, Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen.
    Bireuen - Maraknya peredaran Narkoba yang ditandai dengan ditangkapnya sejumlah pengedar dan pengendali Sabu sudah sangat meresahkan.

    Hal tersebut dikatakan Drh. Murdani Ketua Karang Taruna Kabupaten Bireuen kepada Lenteranasional.com di salah satu Coffee seputaran Ibu Kota Kabupaten "Kota Juang", Jumat malam (23 April 2021).

    Menyikapi maraknya peredaran narkoba sangat mengkhawatirkan sebut Dani terutama kaum muda yang ada di Kabupaten Bireuen dan Aceh Umumnya.

    Ketua Karang Taruna yang familiar dengan sapaan 'Dani Geulanggang' itu mendesak Pemkab Bireuen untuk melaksanaan tes urine, baik kepada jajaran di Instansi Pemerintahan tingkat Kabupaten hingga para Perangkat di Desa.

    "Seharusnya Pemkab mulai melakukan tes Urine secara berkala dan merata kepada seluruh stake holder baik level Gampong bahkan hingga Kabupaten, sangat miris beberapa bulan yang lalu ditangkapnya ratusan Kilo Gram (Kg) Narkotika jenis sabu-sabu beberapa waktu lalu di salah satu muara wilayah Bireuen," ungkapnya.

    Menurutnya, menjadi 'cambuk' bagi kita selaku masyarakat di Kabupaten yang kita cintai Apalagi, mafia Narkoba sudah merambah sampai ke kancah Politik seperti halnya penangkapan satu oknum anggota dewan perwakilan rakyat kabupaten (DPRK) setempat si Wilayah Aceh Timur beberapa hari belakang dan itu sangat membahayakan generasi, semakin diperparah dengan dugaan jika mereka-mereka yang masih berusia muda termasuk didalam pengendali dan pengedar barang haram tersebut.

    "Kami dari Karang Taruna Kabupaten Bireuen melalui media turut mengimbau kepada seluruh Ketua Pemuda di setiap Desa agar mengaktifkan satgas Anti Narkoba atau disebut 'Pageu Gampong' yang telah dibentuk sesuai dengan Qanun Bupati Bireuen No. 6 tahun 2018. Dengan demikian diharapkan bisa menjadi salah satu perisai khususnya bagi pemuda dari bahayanya peredaran narkoba," ujar Dani lagi.

    Kehadiran Satgas Pageu Gampong Anti Narkoba Ia rasa akan menguatkan fungsi dan tugas Kepemudaan di Desa. Apalagi perbub No. 6 Tahun 2018 tentang Pemerintah Gampong pada pasal 107 disebutkan, salah satu tugas kasi pageu gampong dan satgas anti narkoba adalah melakukan pemantaun, pencegahan guna meminimalisir peredaran dan penyalahgunaan Narkoba serta zat adiktif lainnya.

    "Jangan sampai Label Kota Santri nantinya berubah menjadi Kota Narkoba, Na'uzubillah," demikian tutup Dani Geulanggang. (*)
    Komentar

    Tampilkan

    Terkini